Sabtu, 13 Mei 2017

Suzuki GSX-S150 telah Diuji Touring Pulau Jawa
by : RAR SMM

ERGONOMI dan KENYAMANAN
Ergonomi? yang satu ini gak bisa bohong… 10/10 sebagai Rider!. Dengan postur rata-rata orang Indonesia 165-175 akan membuat posisi kaki nyaman dan kaki napak pas..enak banget di Footstep, paha mengapit tangki yang ukurannya juga pas tidak kekecilan atau kebesaran, pantat bisa duduk maju atau mundur disangga dengan jok yang pas buat kontur pantat, posisi tangan memegang Handle stang dengan nyaman. Tidak bisa dipungkiri, penikmat motor yang nyaman, baik dari segi Ergonomi dan Suspensi, dan GSX-S150 ini sukses membuat nyaman untuk perjalanan jauh. Sedangkan GSX ini sudah bawaan pabrikan tanpa perlu di modif/kustom lagi sudah sangat nyaman, luar biasa!.

Posisi Ridding Suzuki GSX-S150
Buat nunduk pun masih oke agar Slipstream angin lebih bagus, malah selama diperjalanan, posisi rider yang dibelakang RC (Road Captain) kadang membantu RC meneruskan kode-kode touring hingga melepas tangan kiri dari stang juga masih stabil. 550 kilometer yang ditempuh tanpa capek sama sekali… hanya mungkin pilihan busa/kulit jok Suzuki untuk GSX-S ini sempat bikin pantat panas, tapi masih dalam tahap wajar.Setelah riding selama dua hari satu malam, menempuh 550 kilometer, badan masih buger…. :D.
 
Spidometer Suzuki GSX-S150
Fitur
Dibandrol dengan harga Rp.25.800.000 OTR Sulawesi Utara ini, fitur yang diberikan sudah sepadan dengan harganya, yang paling jelas adalah adanya Rem ByBre(mbo) untuk rem depannya, lalu Speedometer yang sudah Full Digital dengan MID (Multi Information Display) yang bisa menampilkan Trip A dan Trip B berserta konsumsi bahan bakar masing-masing, Penunjuk waktu, indikator pengingat Shifting, indikator pengingat ganti oli dan servis.




Selama perjalanan, fitur Trip dan Konsumsi bahan bakar paling bermanfaat bagi para rider, paling bagus yang mimin dapatkan adalah 50,1 Km/L saat start dari Madiun, lalu amblass ketika para rider yang lain ngajak lari-lari kecil di Caruban, dan hingga finish, FC bertengger di 44,7 Km/L sebelum naik ke Bromo. Seandainya “Irit” juga merupakan fitur, udah pasti mimin masukin di parameter ini. Kemudian, disektor penerangan, penggunaan LED di lampu depan ternyata sangat terang loh kawula muda, waktu Riding malem menuju Bromo menembus gerimis, jalanan terterangi dengan jelas, jatuhnya cahaya ke jalan tidak melebar alias fokus.
Sasis Suzuki GSX 150
Handling
Bantingan Suspensi depan bertipe teleskopik dengan sepatu 90/80-17 IRC Exato sedikit di rasakan agak keras untuk melibas makadam, tapi di jalan raya oke-oke sajalah… malah terbantu dengan rigidnya sasis GSX-S150 ini ketika berbelok di tikungan cepat, maupun meliuk-liuk di kemaetan Kota Malang.
Sedangkan untuk suspensi bagian belakang, lembut-lembut khas Suzuki. Suspensi ini tersembunyi dengan apik dan aman dari cipratan roda belakang yang memiliki ukuran 130/70-17.
Menerjang medan Madiun-Mojokerto via Ploso yang jalannya alus, motor sangat ringan, lanjut Mojokerto – Pasuruan yang aspalnya bergelombang, motor ndak limbung, tapi waktu lewat aspal yang bergelombang Stiff-nya suspensi depan berasa. Pasuruan-Probolinggo (Bromo), Nikung-nikung naik ueeenak Bro…!!!, jadi PD waktu mau Hitting the apex. Pas di lautan pasir, sepeda juga nurut dibawa lari 80 Kilometer perjam waktu menuju Pure dari Bukit Teletubbies. 
Lewat makadam di Malang menuju Surabaya plus aspal dengan jebakan batman, bantingan Shock belakang rasanya Pas, yang depan tetep, agak terlalu Stiff..
 
Spesifikasi Suzuki GSX-R150
Performa Mesin
Mesin Suzuki GSX-S150 ini juga bisa dibilang sangat halus… sehinggak kadang tidak sadar kadang udah jalan di kepatan 80 keatas, terlebih mimin sering pakai gigi tinggi di rpm rendah, jadi mesin jarang teriak, cukup Cruising di 80 kilometer perjam di Rpm 4-5.000 an di gigi 6 berasa naik karpet terbang, hahaha…
Hal ini menjadi salah satu faktor Suzuki GSX-S150 Fun to Ride Bro!, Rider jadi tidak cepat capek juga selama berjam-jam diatas ini motor. Kok bisa ya???
Soal tenaga, sudah banyak yang bilang bahwa motor ini muntah-muntah pas di gas RPM 6.000 keatas, badan serasa ketarik kebelakang, dan itu tidak bohong, jalur Caruban sempet mimin jadikan pembuktian, pas jalan lurus dan memungkinkan, mimin sengaja mundur dikit dari rombongan, kurangi gigi hingga ke persneling dua, lalu gas pol…. suaranya mer…. merdu banget nyanyian dua buah Cam Shaft yang terpasang di GSX-S150 ini, nyampe RPM 12.000 Shifting, begitu seterusnya hingga gigi 5 dan kecepatan terpampang di Speedometer 125 kilometer perjam, ngeri!, gak perlu dibuktikan lebih jauh lagi… ini mesin emang cocok bagi Speed Freak.

Di RPM bawah?, biasa saja,,, namun bukan berarti ngempos.. bahkan ketika diajak berakselerasi dari RPM 3.000an ke 8.000 an cepet banget lompatnya. Mimin putuskan sudah cukup untuk penyiksaan mesin dengan cc paling kecil di kelas 150cc ini (143,7cc), meskipun begitu power sebesar 19 HP (14,1 kW) di 10.500 RPM dan Torsi 14 Nm di 9.000 RPM dengan mudah dimuntahkan, disalurkan ke ban belakang secara halus dengan transmisi 6 percepatan yang presisi. Ganti persneling di GSX ini memang terasa terlampau mudah.
Di tanjakan Bromo?, awalnya mimin kira bakal sedikit “Tricky” membawa GSX-S150 ini naik-naik gunung, secara konfigurasi mesin overbore yang biasanya kudu panteng rpm tinggi pas di tanjakan secara terus menerus agar dapet powernya, tapi si GSX-S150 ini endak Bro!, cukup berkendara seperti biasa aja tanpa perlu gantung RPM pas ketemu tanjakan. Enaknya lagi, karena nafasnya puaaaanjang, gak perlu sering-sering shift up, cukup putar gas makin dalam, mesin pun teriak kegirangan..
Tidak ada yang disakiti selama proses ini.. *ngakak.

Satu hal lagi yang membuat mimin takjub untuk kesekian kalinya adalah Engine Break yang huaaalusss… banget, mungkin masih ada hubungannya dengan halusnya mesin GSX Series yang mimin bahas diatas. Oiya, ketika perjalanan Malang-Surabaya, hujan turun deres banget hingga banjir di daerah Bantul menuju Singosari, dan bisa diduga… macet!, Danwal juga susah mau buka jalan… akhirnya bareng sama RC turun dari aspal, melewati makadam yang sudah menjadi sungai, di beberapa titik, air hingga nyiprat keatas headlamp dan GSX-S150 ini aman-aman saja…
Sayangnya, ketika balik dari Bromo menuju Malang untuk mengikuti kegiatan CSR, setelah lepas dari Pasuruan, masuk ke Lawang, lampu indikator ECU GSX mimin menyala, dan di layar menunjukkan tulisan “FI”, beuh… motor jadi geter pas dibawa pelan di kemacetan. Paling berasa di tarikan awal waktu Stop n Go. Waktu mimin off kan kontak dan On kan lagi, Warning-nya hilang, tapi motor masih berasa geter… pas konsul sama Mekanik yang menemani, katanya sih waktunya ganti oli.

Kelebihan :
  • Mesin 150c DOHC Overbore minim getaran, tenaga luar biasa.
  • Ergonomi juara.
  • Sasis mantep diajak nikung.
  • Irit (Berbeda rider akan berbeda pula hasil yang didapatkan)
  • Lampu LED terang.
  • Suara knalpot senyap.
  • Bobot ringan.
  • Harga termurah di kelas 150cc

#SuzukiGSXS150
#TaklukanBatasan
# JelajahPulauJawa
#ReadyToDominate

0 komentar:

Posting Komentar

Suzuki Motor Manado. Diberdayakan oleh Blogger.

Silahkan Like dulu Bro and Sis

Popular Posts

Blog Archive