Rabu, 21 September 2016

Daan Mogot dari Putra Minahasa untuk Bangsa
By ; RAR Suzuki Motor Manado 

Elias Daniel Mogot dikenal dengan nama panggilan Daan Mogot. warga ibukota sudah tak asing lagi dengan nama ini, karena nama Daan Mogot adalah salah satu nama jalan penting di Jakarta yang dimulai dari perempatan Grogol sampai Tangerang.
Daan Mogot, lahir di Manado, tanggal 28 Desember 1928, ikut orang tuanya ke Batavia (Jakarta) saat berumur 11 tahun. 
Elias Daniel Mogot
Daan Mogot lahir dari pasangan Nicolaas Mogot (Hukum Besar Ratahan) dan Emilia Inkiriwang. secara garis keturunan ia masih bersepupu dengan Kolonel Alex E. Kawilarang (Panglima Siliwangi, Panglima Besar Permesta) dan Irjen. Pol. A. Gordon Mogot (mantan Kapolda Sulut). Di Jakarta, ayahnya kemudian diangkat menjadi anggota VOLKSRAAD (Dewan Rakyat masa Hindia-Belanda) lalu kemudian menjabat sebagai Kepala Penjara Cipinang.

Di umur 14 tahun (tahun 1942) Daan Mogot masuk PETA (Pembela Tanah Air) organisasi militer pribumi bentukan Jepang di Jawa, sebenarnya ia tak memenuhi syarat karena usia yang belumlah genap 18 tahun. namun karena potensi dan bakat yang ia miliki, oleh Tentara Jepang ia diangkat menjadi pelatih PETA di Bali kemudian Jakarta. Saat kejatuhan Jepang dan Proklamasi kemerdekaan Indonesia tahun 1945, Daan Mogot bergabung  dengan tentara Indonesia dan menjadi salah seorang tokoh pemimpin Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pangkat Mayor. pangkat Mayor di usia yang masih sangat muda saat itu merupakan hal yang lumrah karena sistem kepangkatan dalam militer indonesia yang baru lahir belumlah rapi dan masih tumpang tindih dengan semangat kelaskaran.

Saat ia berjuang bertaruh nyawa membela negeri ini, justru ayahnya tewas dibunuh oleh para perampok dan pengacau keamanan yang menganggap "orang Manado" (Sulawesi Utara) sebagai antek-antek Belanda. Kesedihannya itu ungkapkan pada sepupunya Alex Kawilarang. saat itu ia mendapat nasehat positif dari sepupunya yang sudah kenyang makan asam garam di dunia kemiliteran tersebut.

Niat Daan Mogot menyalurkan pengetahuan yang dulu didapatkannya saat masih dibawah PETA, yaitu mendidik para pemuda menjadi calon tentara yang tangguh pada akhirnya terwujud dengan berdirinya Akademi Milter di Tangerang 18 November 1945 bersama Kemal Idris, Daan Yahya dan Taswin. Daan Mogot sendiri diangkat menjadi Direktur Militer Akademi Tangerang (MAT) saat ia berusia 17 tahun dengan calon Taruna pertama yang dilatih berjumlah ada 180 orang.
Mayor Elias Daniel Mogot
Pendiri-pendiri akademi ini menginginkan adanya senjata dan amunisi yang saat itu sebagian masih dikuasai oleh tentara Jepang. Meletusnya peristiwa yang dikenal dengan "Peristiwa Lengkong" pada tanggal 30 November 1845 di hutan Lengkong yang terletak di sekitar Tangerang dipicu dari upaya para taruna mendapatkan senjata dari gudang tentara Jepang.
Daan Mogot sendiri gugur saat mengambil alih senapan mesin dari tarunanya yang gugur, kemudian menghujani posisi tentara jepang dengan peluru dari senapan tersebut sampai ia sendiri dihujani peluru tentara Jepang dari berbagai penjuru.  turut gugur bersamanya 33 taruna dan 2 perwira lainnya.

Saat pemakaman kembali para taruna yang gugur pada tanggal 29 Januari 1946 melalui upacara kenegaraaan dan kemiliteran, turut hadir Perdana Menteri RI Sutan Sjahrir, Wakil Menlu RI Haji Agoes Salim (puteranya bernama Sjewket Salim ikut gugur dalam peristiwa tersebut) juga R.Margono Djojohadikusumo, pendiri BNI 1946, dimana ia juga kehilangan dua putra terbaiknya yaitu Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo dan Taruna R.M. Soejono Djojohadikoesoemo (keduanya paman dari Prabowo Subianto).
Daan Mogot,  gugur usia pada tanggal 25 Januari tahun 1946. saat itu, Daan yang menjadi pusat perhatian kaum wanita karena memiliki wajah tampan,  memiliki pacar bernama Hadjari Singgih, yang memotong rambutnya yang panjang mencapai pinggang dan menanam rambut itu bersama jenasah Daan Mogot. ia tak pernah memanjangkan kembali rambutnya sejak saat itu.
Nyalakan Nyali.


0 komentar:

Posting Komentar

Suzuki Motor Manado. Diberdayakan oleh Blogger.

Silahkan Like dulu Bro and Sis

Popular Posts

Blog Archive